Perkembangan e-Learning UNS

Pengembangan pembelajaran berbasis web oleh LPP dimulai sejak 2001 dengan hibah P3AI. Penggunaan laman web statis saat itu sangat membatasi interaksi dosen mahasiswa dalam kelas online. Mulai tahun 2001 LPP mencoba mengembangkan CMS (Course Managemant System) antara lain Claroline dan Moodle.  Dengan mempertimbangkan stabilitas CMS akhirnya dipilih Moodle sbagai basis pelaksanaan elearning di UNS Tahun 2004 bekerja sama dengan SEAMOLEC, LPP melakukan workshop penguatan staff […]

Read Me

Best Practices LPP dalam Teaching Excellence

Pendahuluan LPP merupakan salah satu lembaga di UNS yang berdiri pada tanggal 16 Nopember 2002 berdasar SK Rektor  No. 759/J27/KP/2002 yang memiliki fungsi  mengkoordinasikan berbagai program pengembangan  serta mengatasi berbagai hambatan dan kendala dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran di UNS. Saat ini LPP mengkoordinasikan dua pusat pengembangan, yaitu Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran (PPSP) dan Pusat Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karir (PBKPK) dengan tujuan: 1. membantu […]

Read Me

Membangun “CITRA” tidak cukup hanya “CERITA”

Catatan Workshop “Pencitraan Lembaga Lewat Media Massa” SOLOPOS 20-22 April 2009 Banyak uapaya yang dilakukan lembaga untuk mengangkat citra pada publik.  Institusi pendidikan pun tak luput dari upaya menarik simpati dengan berusaha membuat citra sebaik mungkin.  Paling banyak dilakukan (karena mudah) adalah membangun citra secara visual. Banyak yang sudah mengenakan seragam secara khusus, setup kantor secara eksklusif dan membuat simbol-simbol untuk mengangkat karakter lembaga. Ada […]

Read Me

Jangan menunggu jadi guru besar untuk menanam pohon

Pagi ini…suara gergaji menderu disamping tempat kuliah.  Pembangunan gedung tahap tiga dimulai.  Ada kegembiraan…kebutuhan ruang kuliah dan praktik akan segera terpecahkan.  Ada kesedihan…pembangunan selalu didahului “pembukaan lahan”. Diskusi kecil di ruang administrasi…ada dua pohon besar (jati) yang punya potensi menjadi monumen hidup (20 tahun yang akan datang) dirobohkan dengan mengatasnamakan perluasan akses pendidikan.  Memang tidak dapat “dihindarkan” pohon tetap harus di”tumbangkan” Beberapa waktu yang lalu…saat […]

Read Me

Karena Skripsi?

“Dengan mengucap istirja’, telah berpulang kepada Allah IKHWAN MAHARDIKA (fisika angkatan 2002) kemarin malam (19 Maret 2009) 22.30 di RSU Purwokerto, karena sakit”. Pesan pendek dari seorang teman menyampaikan kabar duka setiba saya di kantor.  Rasanya belum lama Ikhwan (panggilanya di kampus) datang diantar Bapaknya kekampus karena undangan pantauan capain studi. Ikhwan yang biasanya tampak segar dengan rabut sedikit gondrong, jaket kulit dan kaca mata […]

Read Me

Guru Pertama-ku

sudah jadi ‘GURU’ Dalam sebuah sesi pelatihan PEERTI-AA untuk mahasiswa D4 kebidanan (Bidan Pendidik) … saya bertanya pada salah seorang perserta … “Siapa nama guru pertamanya?” Jawaban beragam saya terima dari tiap peserta yang saya tanya, lupa …. sudah terlalu lama …. bu A … pak B …. …. …. Coba saya ingatkan lagi pada guru pertama mereka…yang dengan sabar mengajarkan kita bicara, yang dengan […]

Read Me

Akreditasi A

Selesai juga akhirnya….reakreditasi program studi…mundur dua bulan dari batas habis sertifikat akreditasi B dari BAN PT.  Empat tahun mencoba bebenah..tidak cukup waktu..ditambah beberapa polesan untuk menampakan performa terbaik yang bisa ditunjukkan. Waktu yang cukup panjang untuk “mencoba” tertib adminstrasi, rapi struktur proses akademik dan evaluasi sinambung..ditambah “make-up” sebelum dinilai..berharap naik peringkat.. akreditasi A. Polesan dan make-up ternyata harus dimaknai sebagai janji untuk mewujudkan “sikap A’ […]

Read Me

Telor sama Ayam

Gambar diambil dari: http://ladangkata.com Penertiban PKL dimanapun tempatnya dan mengatasnamakan kepentingan apapun selalu berakhir dengan bencana (baca: bentrok). Lagi lagi tibul tanya: yang salah penjual atau pembeli. Duluan mana? penjualnya atau pembelinya? Atau karena himpitan ekonomi “memaksa” orang untuk dapat dengan jeli melihat peluang pasar. Dimanapun, dari Taman Kanak-Kanak sampai Perguruan Tinggi, asongan (baca: PKL) selalu mengerubuti, karena potensi banyaknya calon pembeli. Kerumunan orang yang […]

Read Me

“dilarang M E M B E L I disini”

Bukan rahasia lagi bila rambu larangan hanya berfungsi sebagai pajangan. Rambu hanya berfungsi saat diawasi, saat tidak dilihat semua dapat lewat. Sebuah kenyataan tidak dipatuhinnya aturan terjadi juga dalam kampus. Kepedulian civitas akademika pada atribut kedisiplinan sangat-sangat rendah. Lambang-lambang peraturan sangat mudah dilihat oleh setiap orang, tapi sangat mudah pula diabaikan. Catat saja: rambu kecepatan 20 km/jam, tapi tidak sedikit yang merasa seperti Valentino Rossi […]

Read Me